Tips Pola Tidur Bayi Biar Bayi Bisa Tidur Tepat Waktu

tips-pola-tidur-bayi-biar-bayi-bisa-tidur-tepat-waktu

Tips Pola Tidur Bayi Biar Bayi Bisa Tidur Tepat Waktu – Pola tidur bayi bisa jadi satu hal yang mengganggu banyak orang tua. Hal itu karena banyak orang tua yang berpendapat bahwa bayi tidak mempunyai pola tidur yang tetap, terutama usia di bawah sembilan bulan. Terkadang bayi tidur lelap di malam hari, tetapi terkadang bayi terbangun dan menangis dengan keras di malam hari. Pada dasarnya, jika Anda tahu tahapan tidur yang dialami oleh bayi Anda, maka Anda tidak perlu khawatir dengan pola tidur bayi Anda. Hal itu karena pola tidur dengan tahapan tidur bayi bisa dikatakan sebagai dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Maka dari itu, tidak ada salahnya Anda mempelajari tentang tahapan tidur bayi. Perlu Anda ketahui, pada dasarnya bayi mempunyai tahapan tidur yang hampir mirip dengan orang dewasa. Tahapan awal biasanya diawali dengan mengantuk hingga kemudian tertidur dan terbangun.

BACA JUGA : 10 Cara Melebatkan Rambut Bayi Secara Alami Cepat Dan Nggak Bikin Alergi

tips-pola-tidur-bayi-biar-bayi-bisa-tidur-tepat-waktu

Anda tidak sepenuhnya dapat mengontrol tahapan yang dijalani bayi Anda. Tahapan ini ditentukan oleh kepribadian. Kemampuan mengidentifikasi tahapan bayi akan membantu Anda dalam memberikan perawatan yang tepat. Uraian berikut ini dari masing masing tahap akan menjelaskan dampaknya terhadap asuhan orang tua.

Pola tidur bayi usia 0 – 12 bulan yang benar.

1. Aktivitas Tidur
Ada 6 tahap tidur dan bangun yang telah diidentifikasi pada pola tidur bayi : tidur dalam, tidur ringan, mengantuk, bangun tenang, bangun aktif dan menangis. Meskipun masing masing tahapan memiliki karakteristik khusus, cara bayi berganti tahap ketahap lainnya sangat bervariasi.

Dalam tahapan tidur, ada tidur dalam /nyenyak. Pada tahapan ini bayi Anda sangat tenang dan relaks, pernapasannya berirama, atau kadang kadang berkedut, atau membuat gerak menghisap dengan bibirnya, tetapi jarang terbangun. Anda tidak dapat memberi susu atau bermain pada tahapan ini. Jika Anda mampu membangunkannya, ia hanya akan terbangun sebentar kemudian kembali ke tidur yang dalam. Pada tahap tidur dalam, otak si kecil akan terus bekerja dan ini merupakan hal yang baik. Sebab pada tahap ini, sel sel tubuh dan produksi hormon pertumbuhannya berkembang dengan maksimal.

pola-tidur-bayi

Kemudian, ada tidur ringan. Keadaan ini adalah yang paling umum ditemukan pada bayi baru lahir. Mata bayi akan tertutup, tetapi bergerak gerak dibalik kelopak matanya. Pada tahap tidur ringan bayi bergerak, membuat bunyi tangisan tangisan singkat, mengisap, mengernyit atau tersenyum. Pernapasannya tidak teratur. Bayi memberi respon terhadap suara atau upaya membangunkannya atau rangsangan. Kadang kadang ia bangun dalam keadaan mengantuk atau tetap dalam tahap ini, lalu masuk kedalam tidur yang dalam. Banyak orang tua bergegas menghampiri jika bayi tampak bergerak dan membuat rintihan atau tangisan. Meskipun demikian, bayi belum siap untuk bangun. Tunggu beberapa menit untuk melihat apakah bayi masuk ketahap mengantuk atau tertidur kembali.

Sedangkan ada juga tahapan bangun, dengan tahapan mengantuk. Pada tahap ini bayi masuk kedalam tahap mengantuk, tingkat aktivitasnya bervariasi dan kadang kadang ia terkejut. Kelopak matanya yang berat akan membuka dan menutup dalam waktu yang singkat, kehilangan fokus atau tanpa juling. Ia akan bernapas secara teratur dan bereaksi terhadap rangsang sensoris yang meliputi kantuk. Ia akan kembali tidur atau akan menjadi sadar. Jika Anda ingin agar bayi kembali tidur, hindari menstimulasinya. Jika Anda menghendaki agar bayi bangun, angkat bayi, pijat atau berikan sesuatu untuk ia hisap atau amati.

Ada juga tahapan bangun tenang. Tahap ini yang biasanya mendahului periode tidur panjang. Bayi Anda terbaring diam dan memandangi Anda dengan mata yang lebar, jernih dan tenang. Ia bernapas secara teratur dan memusatkan perhatian pada apa yang ia lihat dan dengar.

Bahkan, ada tahapan bangun aktif. Pada tahap ini rasa lapar, lelah. Suara dan terlalu banyak di gendong akan dengan mudah mempengaruhi bayi Anda, Ia tidak dapat diam, ia mungkin gelisah. Matanya terbuka tapi tidak tampak jernih. Pernapasannya tidak teratur dan bayi sering berganti ganti mimik. Inilah waktu yang tepat untuk Anda memberi susu dan menenangkannya.

Yang paling sering adalah tahapan menangis. Bayi yang menangis merupakan masalah bagi orang tua. Ingatlah bahwa bayi hanya mempunyai satu cara untuk mengatakan sesuatu kepada Anda, yaitu dengan menangis. Jika ia lapar, mendapat rangsangan berlebih, lelah, sakit, kembung, frustasi atau kesepian ia akan mengatakanya kepada Anda lewat tangisan.

2. Waktu Tidur
Waktu tidur bayi akan sangat berhubungan dengan seberapa sering ia menyusu. Sesudah menyesuaikan dengan lingkungan baru, bayi memiliki rentang waktu tidur yang sangat lama, 17 hingga 18 jam perhari pada minggu minggu pertama. Dan perlahan-lahan berkurang hingga 15 jam perhari pada bulan ketiga. Sekalipun demikian bayi baru tidak pernah tidur lebih lama dari 3 – 4 jam setiap kali tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu minggu pertama. Pada awalnya periode tidurnya singkat tetapi sering. Asalkan ia mendapat makanan yang cukup, berapa lama bayi tidur akan bersifat individual dan tidak perlu dikhawatirkan. Sewaktu bayi Anda semakin besar, ia mungkin akan bangun ditengah malam dan kemudian tidur kembali.

Demikian uraian mengenai pola tidur bayi umur 0 – 12 bulan. Semoga bermanfaat bagi para orang tua. Terima kasih.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply